Rokok Dan Bahayanya Bagi Remaja ( Perokok )

Posted on

sehatmudah.com – Informasi beberapa tahun yang lalu bahwa di dunia ini sudah sangat rentang dengan pola hidup dengan merokok. Indonesia berada pada urutan pemakai rokok ke 5 di dunia dan ke 3 di Asia. Tahun 2001 prevalensi sebesar 31,5%. Pria; 62,2%, pedesaan (67%).

ALASAN  MEROKOK

Banyak remaja yang biasa merokok  menyebutkan alasan mereka merokok, diantaranya :

  • Menghilang Stres (Stress relief)
  • Sosialisasi (Socialising )
  • Kebosanan (Boredom )
  • Konsentrasi (Concentration aid)
  • Kebugaran (Alertness )
  • Mengontrol berat badan (Weight control)
  • Kesenangan (Enjoyment)

ALASAN  REMAJA MEROKOK

  1. Pengaruh Orang tua

Hal yang terjadi pada  remaja perokok adalah bahwa anak-anak muda yang berasal dari rumah tangga yang tidak bahagia, dimana orang tua tidak begitu memperhatikan anak-anaknya dan memberikan hukuman fisik yang keras lebih mudah untuk menjadi perokok dibanding anak-anak muda yang berasal darilingkungan rumah tangga yang bahagia (Baer & Corado, 1999).

  1. Pengaruh teman.

Banyak fakta menjelaskan bahwa semakin banyak remaja merokok maka semakin besar kemungkinan teman-temannya adalah perokok juga dan demikian sebaliknya. Fakta tersebut memunculkan dua kemungkinan yang terjadi, pertama remaja tadi terpengaruh oleh teman-temannya atau bahkan teman-teman remaja tersebut dipengaruhi oleh diri remaja tersebut yang akhirnya mereka semua menjadi perokok. Di antara remaja perokok tersebut terdapat 87% mempunyai sekurang-kurangnya satu atau lebih sahabat yang perokok begitu pula dengan remaja non perokok (Al Bachri, 1991 )

  1. Faktor Kepribadian.

Alasan lain  adalah karena orang mencoba untuk merokok karena rasa  ingin tahu atau ingin melepaskan diri dari rasa sakit fisik atau jiwa, membebaskan diri dari kebosanan. (Atkinson, 1999)., 1991).

  1. Pengaruh Iklan.

Selain itu, alasan yang nyata adalah menonton iklan di media massa dan elektronik yang menampilkan gambaran bahwa perokok adalah lambang kejantanan atau glamour, membuat remaja seringkali terpicu untuk mengikuti perilaku seperti yang ada dalam iklan tersebut. (Mari Juniarti, 1991).

Kandungan bahan di dalam rokok

Asap rokok mengandung :

  • mainstream, sidestream
  • 1 batang rokok ; gas  92 %, partikel padat / aerosol  8 %
  • Sekitar 4000 bahan kimia berbahaya   50 diantaranya karsinogen (penyebab kanker)

Komponen gas:

  • Karbon monoksida,
  • Amonia,
  • Dimetilhidrosamine
  • Formaldehide,
  • HCN

Komp. padat:

Nikotin, tar ,benzene & benzo(a)pirene

Penyakit akibat merokok

Penyakit Jantung dan Stroke.

Penyakit yang menyebabkan satu dari tiga kematian di dunia berhubungan dengan penyakit jantung dan stroke. Keduanya dapat menyebabkan “sudden death” ( kematian mendadak).

Kanker paru.

Memang ngeri akibat merokok, sebab satu dari sepuluh perokok berat akan menderita penyakit kanker paru. Dalam  beberapa kasus tertentu dapat berakibat fatal dan menyebabkan kematian, karena sulit dideteksi secara dini. Penyebarannya  bisa  terjadi dengan cepat ke hati, tulang dan otak

Kanker mulut.

Selain itu, merokok juga dapat menyebabkan kanker mulut,  kerusakan gigi dan penyakit gusi.

Osteoporosis ( Keropos tulang)

Kandungan karbonmonoksida dalam asap rokok dapat mengurangi daya angkut oksigen darah perokok sebesar 15%, mengakibatkan kerapuhan tulang sehingga lebih mudah patah dan membutuhkan waktu 80% lebih lama untuk penyembuhan. Perokok juga lebih mudah menderita sakit tulang belakang

Katarak.

Merokok dapat menyebabkan gangguan pada mata. Orang yang merokok mempunyai risiko 50% lebih tinggi terkena katarak, bahkan bisa menyebabkan kebutaan.

Psoriasis.

Perokok 2-3 kali lebih sering terkena psoriasis yaitu proses inflamasi kulit tidak menular yang terasa gatal, dan meninggalkan guratan merah pada seluruh tubuh

Kerontokan rambut.

Merokok juga dapat menurunkan sistem kekebalan, tubuh lebih mudah terserang penyakit seperti lupus erimatosus yang menyebabkan kerontokan rambut, ulserasi pada mulut, kemerahan pada wajah, kulit kepala dan tangan

Impotensi.

Merokok dapat menyebabkan penurunan seksual karena aliran darah ke penis berkurang sehingga tidak terjadi ereksi.

Dampak merokok pada kehamilan.

Kegiatan merokok yang dilakukan ibu hamil selama kehamilannya  menyebabkan pertumbuhan janin lambat dan dapat meningkatkan risiko Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Risiko yang akan diterima yaitu keguguran pada wanita perokok 2-3 kali lebih sering karena Karbon Monoksida dalam asap rokok dapat menurunkan kadar oksigen.

Demikian akibat dari kebiasaan merokok , sayangilah diri Anda dan orang-orang  sekitar Anda. Salam sehat selalu.

Baca juga :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *