Jenis-Jenis Jahe Di Indonesia Beserta Khasiatnya Untuk Kesehatan

Posted on

sehatmudah.com – Jahe merupakan salah satu rempah yang mestinya ada di dapur Anda. Jahe bukan hanya untuk sekedar tambahan masakan, tetapi juga untuk menjaga kesehatan dan meredakan berbagai penyakit.

Apalagi wedang jahe yang disajikan manis dan hangat, diminum bersama keluarga di pagi atau atau sore hari, cukup nikmat rasanya.

Anda juga harus tahu jenis-jenis jahe. Setiap jenis jahe mempunyai manfaat masing-masing. Berikut jenis-jenis jahe :

Jenis-Jenis  Jahe Di Indonesia  Beserta Khasiatnya Untuk Kesehatan 

  1. Jahe emprit

Jahe emprit atau dikenal deengan sebutan jahe putih, adalah jahe yang paling sering kita temui dipasaran. Bentuknya yang kecil dan sedikit pipih dengan tekstur serat yang  lembut. Dagingnya berwarna putih, rasanya cukup pedas. Cuma aromanya kurang begitu tajam.

Hal ini karena jahe mempunyai kandungan minyak atsirinya yang tinggi, sekitar 1,7-8 % berat kering. Minyak atsiri dikenal dengan minyak esensial atau aromatik yang mudah menguap. Jahe ini paling sering digunakan sebgai rempah untuk memasak dan jamu.

Baca juga : Manfa’at jahe untuk kesehatan dan mengobati berbagai penyakit

  1. Jahe Gajah

Jahe gajah sering disebut dengan jahe badag ( besar : Sunda ) ukurannya besardan gemuk. Ruas rimpangnya lebih menggembung dibanding jahe lainnya. Warna dagingnya cenderung putih kekuningan, karena banyak orang menyebut jahe gajah ini sebagai kuning.

Jahe ini mengandung minyak atsiri 0,18-1,66% dari berat kering, maka rasanya tak sepedas jahe emprit. Selain digunakanuntuk rempah masakan, jahe ini banyak digunakan untuk bahan utama pembuatan permen  atau minuman karena dagingnya yang tebal.

  1. Jahe Merah

Jahe ini tumbuh hanya pada bulan-bulan tertentu, maka jahe ini tergolong langka. Oleh karena itu, harga jahe merah ini lebih mahal dari jahe emprit ataupun jahe gajah. Walaupun begitu, jahe jenis ini tetap dicari.

Ciri jahe ini yaitu warna rimpangnya yang kemerahan, berserat kasar, ukurnnya lebih kecil dari jahe lainnya.

Jahe merah mengandung minyak atsiri yang paling tinggi, sekitar 2,58-90% dari berat kering. Oleh kerenanya rasanya sangat pedas. Sehingga jahe merah ini sering digunakan sebagai bahan utama minyak jahe dan obat-obatan.

Demikian semoga bermanfaat. Selamat menghidangkah secangkir wedang jahe hangat. Salam sehat selalu.

Sumber : Resep koki

Baca juga : Cara Mudah Mengobati Masuk Angin Secara Alami yang Mujarab

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *