Faktor Risiko Stroke, Kapan Sebaiknya Periksa Ke Dokter ?

Posted on

sehatmudah.com– stroke yaitu penyakit yang terjadi tatkala pasokan darah ke otak terganggu atau bahkan berkurang sama sekali, akibatnya jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Dalam beberapa saat sel-sel otak mulai mati. Penyakit ini  bisa menimbulkan kematian atau bisa juga meyebabkan kerusakan permanen.

Sebagai langkah darurat, agar derita sakit stroke segera diatasi, maka Anda harus perhatikan beberap kondisi yang terjadi.

Apabila Anda merasakan hal-hal berikut segeralah periksa ke dokter jangan ditunda lagi. Hal tersebut diantaranya :

  • Mati rasa, seperti kesemutan yang tiba-tiba terasa, atau kehilangan kemampuan untuk menggerakkan wajah, tangan atau kaki. Apalagi terjadi pada sebelah tubuh.
  • Tiba-tiba adanya Perubahan penglihatan
  • Tidak dapat berbicara dengan tiba-tiba, atau bicara tidak jelas
  • Merasa pusing dengan tiba-tiba, dan sulit memahami kalimat yang sederhana
  • Keseimbangan badan terganggu dan berjalan tidak normal
  • Sakit kepala yang sangat dan tidak pernah dirasakan sebelumnya.
  • Tersedak karena adanya makanan yang jatuh ke dalam tenggorokan
  • Kaki dan lengan tidak bisa diregangkan dan kaku
  • Adanya tanda-tanda pembekuan darah di pembuluh dalam, sperti merah, panas, dan sakit pada daerah tertentu di lengan atau kaki.

Apabila Anda melihat kondisi tersebut, segeralah  membawanya ke dokter.  Atau Anda dapat memastikan bahwa orang tersebut mengalami kejadian tersebut dengan :

  • Agar orang tersebut tersenyum, apabila salah satu sisi wajahnya tidak bereaksi. Periksalah !
  • Mintalah agar orang itu mengangkat kedua tangannya, apabila sebelah tangan tidak bereaksi atau menggeluyur ke bawah
  • Perhatikan ketika orang itu bicara, apakah pembicaraannya tidak jelas

Kondisi Yang Menyebabkan  Berisiko Terkena Stroke

Faktor Resiko penyebab penyakit stroke :

Faktor risiko medis

Dari sisi medis risiko stroke dapat dikenali dari :

  • Tekanan darah tinggi. Dokter Anda akan memberikan penjelasan berapa tekanan darah yang sesuai dengan umur Anda. Maka periksakan diri Anda ke dokter.
  • Perokok aktif atau yang terpapar asap rokok
  • Mempunyai kolesterol tinggi
  • Diabetes
  • Sleep apnea. Yaitu gangguan tidur dimana tingkat oksigen secar perlahan berkurang selama malam hari
  • Penyakit jantung.

Faktor risiko gaya hidup

  • Berat badan berlebihan atau obesitas
  • Tubuh yang tidak aktif bergerak
  • Banyak menmgonsumsi alcohol
  • Pengguna obat-obatan terlangan seperti kokain dan lainnya

Faktor yang berisiko tinggi  lainnya :

  • Memilik sejarah pribadi atau keluarga kondisi serangan jantung atau stroke ringan
  • Suadah berumur 55 tahun lebih
  • Laki-laki lebih berisiko dibanding perempuan.

Faktor-faktor kondisi risiko stroke tersebut hanyalah referensi, bukan berarti ketika tanda-tanda itu  tidak ada Anda tidak dapat terkena stroke. Oleh karena itu konsultasi ke dokter dengan meminta penjelasan lebih rinci sangatlah dianjurkan.

Demikian semoga bermanfaat. salam sehat selalu.

Dari berbagai sumber

Baca juga :

Sakit Maag Saat Berpuasa, ini Solusinya

Tidur lama, apakah berbahaya ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *