Demam Pada Anak, Jenis dan Obatnya secara Tradisional

Posted on

sehatmudah.com – Ketika mendapatkan anak dalam kondisi panas yang tinggi, hampir semua orang tua akan mengalami kepanikan, khawatir terjadi apa-apa terhadap buah hatinya. Suhu di atas rata-rata ini sering  kita sebut sebagai demam.

Jenis-jenis Demam pada Anak

Demam yang diderita anak dapat dibedakan menjadi :

  1. Demam yang disebabkan infeksi. Suhu tubuh anak dapat lebih dari 38◦ Diantara penyebabnya karena infeksi virus dan bakteri. Infeksi virus seperti karena flu, cacar, campak, SARS, flu burung, demam berdarah dan lain sebagainya. Sementara infeksi karena bakteri seperti  karena tifus, radang tenggorokan, dan lainnya).
  2. Demam yang disebabkan noninfeksi, seperti karena kanker, tumpr dan adanya penyakit autoimun seseorang.
  3. Demam fisiologis, diantaranya karena dehidrasi atau karena suhu udara terlalu panas.

  Demam Pada Anak, Jenis dan Obatnya Secara Tradisional

Demam fisiologis tidak memelukan obat penurun panas. Cukup diberikan minum secukupnya dan usaha berada dalam ruangan yang berventilasi baik atau berpendingin. Sedangkan demam karena infeksi dan noninfeksi baru memerlukan obat penurun panas. Selain diberikan ramuan tradisional yang diminum, dapat pula diberi kompresan atau baluran untuk membantu agar panasnya segera turun.

 Dosis aman  untuk anak

Berikut dosis yang direkomendasikan untuk anak :

Usia                       Dosis 

Bayi                       1/8 dosis dewasa

2­-5 tahun              1/4 dosis dewasa

6­-9 tahun              1/3 dosis dewasa

10-13 tahun           1/2 dosis dewasa

14-16 tahun          3/4 dosis dewasa

Obat tradisional penurun panas pada anak 

  1. Kunyit

Caranya penggunaannya; ambilah 10 gram umbi kunyit dan cucilah hingga bersih. Kemudian parut dan tambahkan ½ gelas air hangat, aduk rata. Setelah terasa dingin peras dan ambil sarinya. Tambahkan pula perasan ½ buah jeruk nipis. Lalu campur dengan 2 sdm madu bunga kapuk, aduk rata. Bagilah menjadi 3 bagian, untuk 3 kali sehari.

  1. Lempuyang emprit

Caranya penggunaannya; ambilah 10 gram umbi lempuyang emprit dan cucilah hingga bersih. Kemudian parut dan tambahkan ½ gelas air hangat, aduk rata. Setelah terasa dingin peras dan ambil sarinya. Lalu campur dengan 2 sdm madu bunga kapuk, aduk rata. Berikan  untuk 3 kali sehari. 

  1. Pegagan

Siapkan 1 genggaman pegagan segar dengan sekitar 2 gelas air rebuslah hingga mendidih. Hingga airnya tinggal 1 gelas.  Jadikan 3 bagian untuk diminum 3 kali sehari.

  1. Sambiloto

Proses penyiapannya : Rebuslah sekitar  10 gram daun sambiloto kering, 25 g umbi kunyit kering ( sekitar 2,5 ibu jari), dan satu gelas  air ( 200 cc) . Rebuslah  hingga mendidih dan airnya tersisa 100 cc, kemudian saring. Setelah  terasa hangat, tambahkan 100 cc madu bunga kapuk atau mahoni, aduk rata. Berikan 3 kali sehari.

  1. Temulawak

Cara penggunaan temulawak ini sama dengan penyiapan lempuyang emprit di atas.

  1. Bawang merah

Kupas sekitar 5 siung bawang merah. Parut kasar dan  tambahkan minyak kelapa secukupnya. Setelah itu dapat dibalurkan ke ubun-ubun dan seluruh tubuh anak. 

  1. Air kelapa muda

Beri minum dengan air kelapa muda. Karena banyak mengandung mineral, diantaranya kalium. Karena pada saat suhu tubuh panas, tubuh akan banyak mengeluarkan keringat untuk menurunkan suhu tubuh. Untuk menggantikan keringat yang keluar itulah diperlukan nutrisi. Minumlah air kelapa muda.

Demikian beberapa info obat untuk Anda. Tetaplah selalu berkonsultasi kepada dokter agar Anda dan buah hati Anda  terjaga kesehannya. Salam sehat selalu.

Baca yang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *