Bahaya penggunaan hp bagi anak-anak, ayah bunda harus waspada

Posted on

Penggunaan gadget pada anak  secara berlebihan pada anak harus ayah bunda hindari. Anak di bawah 12 tahun  yang menggunakannya secar berlebihan akan menghambat pertumbuhan otak, mental  juga fisiknya.

Dilansir dari the asianparentindonesia, menurut penelitian anak umur 0-2 tahun tidak boleh terpapar oleh teknologi sama sekali. Anak umur 3-5 sangat dibatasi hanya satu jam dalam sehari. Sedangkan 6-18  hanya 2 jam sehari.

Bahaya penggunaan  hp bagi anak-anak, ayah bunda harus waspada

Berikut bahaya penggunaan gadget pada anak. Ayah bunda patut  memahami demi rasa sayang pada ananda tercinta tercinta.

Pertumbuhan otak anak akan terganggu

   

Pertumbuhan otak anak sejak awal sangat dipengaruhi oleh stimulasi  lingkungan. Kalau stimulasi yang berlebihan dari gadget  seperti hp, internet, tv ataupunipad,  pada otak anak Anda  akan menyebabkan keterlambatan kognitif, dapat mengganggu proses belajarnya, meningkatkan sifat implusif juga akan menjadikannya kurang mandiri.

Melambatnya tumbuh kembang fisik anak

 

Berlebihnya penggunaan gadget akan membuat anak jarang bergerak, sehingga  gerak fisiknya kurang bayak.  Akibatnya akan membuat tumbuh kembang fisiknya melambat.

Meningkatnya Obesitas

Menonton televisi  dan penggunaan game sangat erat kaitannya ddengan banyaknya kasus obesitas pada anak.  Kalu Anda sebagai orangtua memberikan fasilitas pada kamar anak Anda  akan meningkatkan resiko obesitas anak Anda sekitar 30 %. Jadi ayah bunda wapadalah !

Menyebabkan Kurang tidur

Menurut penelitian, sekitar 75 % anak yang berada pada uur 9-10 tahun kurang tidurnya karena  penggunaan gadget  secara berlebihan.  Akibat dari kurang tidur pada anak  akan menyebabkan otak anak tidak berfungsi baik. Ketahuilah bahwa saat tidur, otak berkembang baik saat tidur. Bagaiman klau kurang tidur ? pastilah otak akan kurang berfungsi baik, akibatnya nilai atau pestasi anak rendah.

Terjadinya kelainan mental

Dalam sebuah penelitian, bahaya penggunaan gadget pada anak  dapat meningkatkan resiko depresi., kurang atensi, gangguan kecemasan, autisme, kelainan bipolar, dan prilaku bermasalah lainnya.

Terganggunya proses belajar berkelanjutan

 

Pengunaan teknologi ini  tentu secar berlebihan pada anak akan mengganggu proses belajarnya, karena tidak berkelanjutan. Seakan semuanya dapat diatasi dengan  teknologi. Sehingga otak anak tidak terasah.

Demikian info kesehatan ini. Ayo jadi orangtua yang bertanggungjawab, agar anak-anak terjaga kesehatan fisik dan psikisnya. Semoga bermanfaat.

baca yang lain :

Rokok Dan Bahayanya Bagi Remaja ( Perokok )

Obat Batuk kering pada Anak, Secara Alami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *